Penurunan Trombosit

Daftar 4 Asupan Alami Yang Dapat Meningkatkan Jumlah Trombosit Selain Jambu Biji

miamijaialai.org – Jika jumlah trombosit anda rendah, anda dapat meningkatkan jumlah trombosit dengan mengonsumsi makanan penambah trombosit. Jenis makanan tertentu, seperti pepaya dan coklat hitam, dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit anda. Trombosit adalah sejenis sel darah yang menyebabkan darah membeku. Ketika jumlah trombosit turun di bawah tingkat normal, risiko perdarahan yang tidak terkontrol atau berkepanjangan akan meningkat. Jumlah trombosit yang rendah dapat terjadi karena dua alasan: tubuh tidak menghasilkan cukup trombosit atau tubuh memecahnya terlalu cepat.

Menariknya, penyakit seperti leukemia dapat menurunkan produksi trombosit, begitu pula beberapa obat kemoterapi. Kehamilan, pembesaran limpa, penyakit autoimun, atau infeksi pada aliran darah dapat menyebabkan tubuh menggunakan trombosit lebih cepat dari biasanya. Berikut makanan yang dapat membantu menaikan trombosit dalam tubuh selain jambu biji:

1. Pepaya

Meski banyak teori yang menjelaskan mengapa pepaya dapat meningkatkan jumlah trombosit, tampaknya buah ini mengandung enzim yang sangat meningkatkan aktivitas enzim yang diperlukan untuk produksi trombosit di sumsum tulang.

Pepaya (atau sesuatu yang terbuat dari daunnya) adalah yang paling terkenal di bidang demam berdarah. Mungkin makan buah papa baru atau membuat jus melalui kertas papa (dalam cuaca panas) di rumah. Rilis ini juga penting, tetapi penting untuk menghubungi karier kesehatan Anda sebelum dimasukkan, seperti yang dapat digunakan oleh obat-obatan lain.

2. Kiwi

Kiwi kaya akan vitamin C dan merupakan tambahan yang bagus untuk diet rendah trombosit. Vitamin C mendukung fungsi normal trombosit, seperti agregasi (agregasi) dan adhesi (pendukung). Makanan lain yang kaya vitamin C antara lain paprika merah, brokoli, stroberi, kubis Brussel, dan buah jeruk, seperti jeruk dan grapefruit.

3. Bayam Dan Sayuran Daun Hijau Lainnya

Sayuran merupakan sumber folat (vitamin B9) yang baik, nutrisi penting tidak hanya untuk produksi trombosit tetapi juga sel darah merah dan sel darah putih. Pilihan lain yang baik untuk makanan kaya folat termasuk sayuran berdaun hijau lainnya seperti sawi, hati sapi, kacang-kacangan (terutama kacang polong dan kacang merah), nasi, kacang tanah dan asparagus.

Banyak sereal sarapan juga diperkaya dengan folat. Peneliti Tiongkok menyelidiki apakah suplementasi folat dapat mengurangi risiko ini dan menemukan bahwa pada orang dengan jumlah trombosit yang rendah (dan kadar homosistein tinggi), suplementasi folat mengurangi risiko stroke pertama sebesar 73%.

4. Coklat Hitam

Makanan lezat ini merupakan sumber zat besi yang nyata. Meskipun zat besi terkenal karena perannya dalam memproduksi sel darah merah, hubungannya dengan kadar trombosit yang sehat belum dipahami dengan baik hingga saat ini.

Zat besi penting untuk proses pembentukan sel-sel sumsum tulang besar (megakariosit) yang terurai menjadi banyak bagian untuk membuat trombosit. Cokelat hitam merupakan sumber zat besi yang baik, dan hanya tiram dan kacang putih yang memiliki kandungan zat besi lebih tinggi per porsinya. Sumber zat besi baik lainnya termasuk bayam, lentil, dan tahu.